Membunuh bayangan diri


Seorang kawan dalam status facebooknya menuliskan “ketika km berusaha sekuat tenaga membunuh masa lalu mu maka saat itu jg km jd orang terbodoh (!)“. Berbagai comment bertebaran saling sahut menyahut.

Sedangkan menurut pemahamanku, masa lalu seperti sebuah bayangan diri. Bayangan yang terbentuk karena adanya pancaran sinar, entah dari mana asal muasal sinar tersebut. Sinar tersebut adalah kehidupan.

Seorang manusia akan melihat bayangannya sendiri jika arah sinar datang dari belakang dirinya. Sehingga apapun tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan bayangan dirinya akan sia-sia selama masih ada sinar yang terpancar. Kecuali sinar tersebut dimatikan (pesimis/putus asa), dan itu sama artinya mengakhiri kehidupan.

Cara yang terbaik adalah merubah arah pandang kita. Arahkan diri kita ke arah sinar (hidup optimis), maka dirimu takan melihat bayangan dirimu. Berjalanlah menuju sinar kehidupan, maka bayanganmu akan mengikutimu, tanpa dirimu merasa terganggu akan bayangan dirimu sendiri.

Berdamailah dengan masa lalumu, seburuk apapun itu, karena masa lalumu dirimu ikut membentukmu menjadi seperti sekarang ini.

0 Responses to “Membunuh bayangan diri”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: