Mandalawangi


Berawal dari sebuah posting puisi Soe Hoek Gie dan sebuah undangan pelatihan Jungle Survival 1 yang dulu pernah diikuti. Pikiranku tertiup kembali ke masa lalu. Masa dimana rimbunan kanopi belantara menjadi atap, dan gembur tanah yang dingin menjadi alasnya.

Dimana setiap langkah kaki begitu memberi arti, setiap nafas begitu berharga. Dan setiap kawan saling menitipkan jiwa raganya. Mmmm… lembah mandalawangi, sebuah lembah di puncak Gunung Pangrango. Sebuah lembah yang belum pernah kujejaki, padahal sudah belasan kali kujejakan kakiku di atas Gunung Gede. Pikirku “nanti saja… toh aku aka kembali mendaki Gunung ini (TN Gede-Pangrango). Ternyata, hampir enam tahun aku tidak menjejakan kakiku lagi di sana….

Mudah-mudahan suatu hari nanti akan kujejakan kembali kakiku di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango, dan menebus kerinduanku akan belaian dingin kabut Mandalawangi dan menikmati indahnya bulan purnama…

0 Responses to “Mandalawangi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: